BENCHMARKING
Menurut Teddy Pawitra bencmarking
sebagai suatu proses belajar yang berlangsung secara sistematik dan terus
menerus dimana
setiap bagian dari suatu perusahaan dibandingkan dengan
perusahaan yang terbaik atau pesaing yang paling unggul.
Benchmarking memiliki
tujuan utama yaitu menemukan kunci atau rahasia sukses dan kemudian
mengadaptasi dan memperbaikinya untuk dilaksanakan pada perusahaan yang
melakukan benchmarking tersebut.
Aspek dari benchmarking sendiri, yakni :
- Kiat untuk mengetahui kepemimpinan pada organisasi lain, sehingga mampu menjalankan tugasnya dg lebih baik.
- Fokus kegiatan diarahkan pada praktik terbaik dari perusahaan lainnya.
- Praktik berjalan secara sistematis dan terpadu dengan sistam manajemen lainnya.
- Keterlibatan semua pihak yang berkepentingan dalam melaksanakan kegiatan patok duga.
Manfaat yang didapat dari benchmarking :
- Perubahan budaya
- Perbaikan kinerja perusahaan
- Peningkatan kemampuan SDM
- Benefit financial
Dalam menjala benchmarking harus diimbani dengan aksi sehingga bencharking memiliki prasyarat agar kegiatan tersebut berjalan sukses :
- Kemauan dan komitmen
- Keterkaitan tujuan strategik
- Tujuan untuk menjadi terbaik
- Keterbukaan terhadap ide-ide
- Penyamaan terhadap proses, produk, dan jasa yang ada.
- Proses yang terdokumentasi
- Ketrampilan analisis proses
- Ketrampilan riset, komunikasi, dan pembentukan tim

0 komentar:
Posting Komentar