Rabu, 25 September 2019

Knowledge Sharing


Dalam tulisan kali ini, kita akan membahas mengenai knowledge sharing. Tahu kah kalian bahwasannya kegiatan knowledge sharing ini merupakan kegiatan utama dalam knowledge management, kegiatan knowledge sharing juga dapat digunakan sebagai manifestasi budaya suatu perusahaan karena merupakan kegiatan utama untuk menggerakkan kegiatan knowledge management dalam suatu organisasi. Pemenuhan informasi dapat diperoleh dengan
mengirimkan, mendistribusikan, dan mendiseminasikan pengetahuan dengan konteks multidimensi dari seorang atau organisasi kepada orang atau organisasi lainnya yang membutuhkan melalui metode dan media yang variatif yang disebut knowledge sharing. David Gurteen dalam Yusup (2010) menjelaskan istilah knowledge sharing adalah suatu konsep yang menggambarkan interaksi antar dua orang atau lebih, dalam bentuk proses komunikasi yang bertujuan peningkatan dan pengembangan diri tiap anggotanya. Melalui kegiatan berbagi pengetahuan tidak menutup kemungkinan untuk tercipta pengetahuan baru sehingga menghasilkan inovasi baru. Definisi lain Knowledge Sharing merupakan aktivitas pertukaran pengetahuan, seperti informasi, keterampilan atau keahlian diantara individu, teman, keluarga, komunitas/organisasi baik secara langsung atau sosial media seperti forum online, email, blog, dan lain-lain (Yang & Lai, 2011)
Dalam suatu perusahaan biasanya dibentuk sebuah cop atau community of practice dimana cop ini merupakan suatu komunitas yang mengelola knowledge management dalam suatu organisasi, cop juga merupakan komunitas yang terstruktur dimana memiliki suatu tujuan atau bisa dikatakan bahwasannya cop merupakan sebuah komunitas yang berisikan sekelompok orang yang memiliki keahlian sesuai bidangnya dan saling berbagi pengetahuan tentang topik tertentu yang spesifik.
Dalam Siklus KS menunjukkan adanya transfer pengetahuan dari individu yang satu ke individu yang lain, pengetahuan tersebut dapat berasal dari dalam maupun luar organisasi. Baik berupa pengetahuan tacit atau eksplisit. Tidak semua jenis pengetahuan tacit dapat secara efektif dibagikan hanya dengan berdiskusi atau ceramah. Karena sifat dari pengetahuan tacit memiliki 2 dimensi yaitu dimensi kognitif dan dimensi teknis. Dimensi teknis tersebut memaksa setiap individu yang ingin membagikan pengetahuannya harus disertai dengan kegiatan praktik. Terlebih jika pengetahuan tacit tersebut merupakan pengetahuan yang berkaitan dengan keterampilan/keahlian seseorang dalam melakukan suatu kegiatan.
Terdapat factor-faktor yang mempengaruhi kegiatan knowledge sharing, yakni factor organisasional, factor individu, dan factor teknis. Dalam knowledge sharing juga terdapat kegiatan supply of new knowledge dan demand of new knowledge yang harus dipenuhi keduanya, dengan kata lain bahwasannya proses knowledge sharing ini harus ada kesepakatan antara pemberi pengetahuan dengan penerima pengetahuan atau antara individu satu dengan yang lain.

0 komentar:

Posting Komentar