Minggu, 15 September 2019

Pengambilan Keputusan dan Pemecahan Masalah dalam Total quality management


Tau nggak kalian apa itu pengambilan keputusan di dalam tqm? Jadi pengambilan keputusan yaitu suatu proses yang digunakan untuk memilih suatu tindakan sebagai bentuk pemecahan masalah. Proses pengambilan keputusan dapat dilakukan dengan beberapa langkah seperti :

  1. menetukan masalah,
  2. menentukan batasan,
  3. mengembangkan alternatif jawaban,
  4. menganalisis setiap alternatif,
  5. memilih alternatif,
  6. melaksanakan keputusan,
  7. memastikan sistem kontrol dan evaluasi atas keputusan.
Nah, proses pengambilan keputusan ini tidak serta-merta diambil secara individu misalnya yang mengambil keputusan hanya seorang pemimpin atau bos, bukan ya! Namun pengambilan keputusan ini melibatkan banyak orang sehingga diharapkan dapat memberikan pertimbangan yang berbeda untuk bisa diputuskan secara matang. Pemilihan alternatif juga dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti menentukan pro dan kontra, melakukan analisis untung-rugi atas setiap pilihan, mempertimbangkan kemungkinan yang dapat terjadi, efektivitas, dan konsekuensi akan dampak secara finansial dan nonfinansial bagi organisasi.
Terdapat beberapa alternative dalam pengambilan keputusan, yakni :
1.      Keputusan terprogram – pengambilan keputusan dijalankan secara rutin atau yang sering terjadi tanpa ada suatu persoalan yang bersifat susah untuk dipecahkan.
2.      Keputusan tidak terprogram – pengambilan keputusan yang terjadi pada situasi yang dirasa mendadak dan memiliki konsekuensi penting bagi suatu organisasi sehingga keputusan ini muncul begitu saja tanpa terencana.
Pencegahan dan pemecahan masalah dibutuhkan untuk mencapai perbaikan mutu pada suatu instansi atau organisasi. Dan terdapat beberapa teknik atau alat yang digunakan untuk dilakukan jika suatu organisasi atau instansi tersebut memiliki masalah. Antara lain (Edward, Sallis. 2012) :

1. Brainstorming ( Team work/Kerja tim )
Merupakan teknik partisipasi yang mengupayakan pemecahan masalah dengan mengumpulkan gagasan dan pendapat secara langsung atau spontan dari anggota tim.
2. Afinitas Jaringan Kerja
Merupakan teknik yang digunakan apabila ada tuntutan untuk pengelompokan ide atau isu- isu yang luas dan perlu dikategorikan.
3. Diagram Isikhawa ( Diagram tulang ikan/fishbone )
Teknik yang menganjurkan tim untuk mengelompokkan seluruh faktor penyebab terjadinya masalah pada hasil yang diinginkan.
4. Analisis Kekuatan Lapangan
adalah alat yang berguna untuk mempelajari situasi yang membutuhkan perubahan.
5. Pemetaan Proses
Teknik ini digunakan untuk meyakinkan suatu institusi bahwa institusi tersebut mengetahui siapa pelangganya dan mengidentifikasi sumber daya yang diperlukan.
6. Flowchart
Merupakan alat yang penting untuk digunakan jika sebuah masalah memerlukan suatu pendekatan yang sistematis.
7. Grafik Pareto
Adalah grafik yang menunjukkan masalah berdasarkan urutan banyaknya jumlah kejadian.
8. Standarisasi
Adalah usaha menetapkan standart yang digunakan untuk mengukur prestasi dengan melibatkan evaluasi terhadap produk serupa yang dihasilkan industri.
9. Pemetaan Jalur Karir
Merupakan penyampaian penilaian kompetensi dalam rangka mengetahui masing masing karakteristik mutu dan standart yang akan ditetapkan.
Dalam pengambilan keputusan yang melibatkan karyawan di dalamnya maka hal ini memiliki dmapak yang baik bagi karyawan itu sendiri, antara lain : menumbuhkan kreativitas karyawan, meningkatkan rasa tanggung jawan pada perusahaan, pencapaian target kerja semakin cepat, mempererat hubungan antar karyawan, dan karyawan merasa ikut terlibat hal mendalam pada suatu organisasi.

0 komentar:

Posting Komentar