Minggu, 15 September 2019

Mengenal siklus knowledge management


Dalam model siklus manajemen pengetahuan terintegrasi (Dalkir: 2005) pengelolaan pengetahuan dibagi menjadi tiga tahapan, dimulai dari tahap pengambilan atau penciptaan pengetahuan. Kemudian mengarah pada penyebarluasan atau pembagian pengetahuan, dimana dalam proses transisi dari tahap pertama ke tahap yang kedua tersebut
terdapat penilaian dari konten pengetahuan. Pengetahuan kemudian di uraikan secara jelas dalam rangka untuk aplikasi atau  akuisisi pengetahuan hingga kemudian mampu untuk melakukan pembaharuan  pada tahap yang pertama (Mohajan: 2016).
Pengambilan pengetahuan atau knowldegde capture menunjukkan tahap identifikasi kemudian kodifikasi atau pembaharuan pengetahuan internal yang ada dan pengetahuan dalam organisasi dan atau pengetahuan eksternal dari lingkungan. Selanjutnya tahap yang kedua dalam model adalah pembagian atau penyebarluasan pengetahuan. Dalam tahap ini pengetahuan dibagi atau disebarluaskan (melalui platform teknologi, system atau alat). Transfer atau pembagian pengetahuan terjadi di berbagai level: transfer pengetahuan antar individu, dari individu ke sumber eksplisit, dari individu ke grup, antar kelompok, antar kelompok, dan dari grup ke organisasi (Alavi 2001). Agar suatu pengetahuan dapat digunakan dan dipahami, pengetahuan tersebut harus di kontekstualisasikan atau dibuatkan bentuk eksplisitnya (Roberta Decat-Lund 2017). Tahap ketiga yaitu tahap akuisisi dan aplikasi merupakan tahap terakhir dari siklus, dalam tahap ini orang telah mengerti dan memahami sehingga mampu membuat keputusan setelahnya. Dalam tahap ini orang dapat menilai sendiri apakah akan menerapkan atau tidak pengetahuan tersebut. Dengan demikian, pengetahuan diperoleh, digunakan, diterapkan, dan digunakan kembali. Siklus ini terus berputar dan tidak akan berhenti karena pengetahuan akan selalu bergerak dinamis dengan adanya pembaharuan.
Selain itu terdapat siklus KM yang lain, menurut Kimiz siklus KM terdiri dari capture, creation, codification, sharing, accessing, application, dan reuse. Siklus-siklus ini masuk ke dalam model yang diterapkan para ahli bukan model yang masuk ke siklus.  
*Hal yang diperlukan abad ini dari knowledge management adalah ICT selain inovasi dan kreatifitas.

0 komentar:

Posting Komentar