Mengenal siklus knowledge management
Dalam model siklus manajemen pengetahuan terintegrasi
(Dalkir: 2005) pengelolaan pengetahuan dibagi menjadi tiga tahapan, dimulai
dari tahap pengambilan atau penciptaan pengetahuan. Kemudian mengarah pada penyebarluasan
atau pembagian pengetahuan, dimana dalam proses transisi dari tahap pertama ke
tahap yang kedua tersebut
terdapat penilaian dari konten pengetahuan. Pengetahuan kemudian di uraikan secara jelas dalam rangka untuk aplikasi atau akuisisi pengetahuan hingga kemudian mampu untuk melakukan pembaharuan pada tahap yang pertama (Mohajan: 2016).
terdapat penilaian dari konten pengetahuan. Pengetahuan kemudian di uraikan secara jelas dalam rangka untuk aplikasi atau akuisisi pengetahuan hingga kemudian mampu untuk melakukan pembaharuan pada tahap yang pertama (Mohajan: 2016).
Pengambilan pengetahuan atau knowldegde capture menunjukkan
tahap identifikasi kemudian kodifikasi atau pembaharuan pengetahuan internal
yang ada dan pengetahuan dalam organisasi dan atau pengetahuan eksternal dari
lingkungan. Selanjutnya tahap yang kedua dalam model adalah
pembagian atau penyebarluasan pengetahuan. Dalam tahap ini pengetahuan dibagi
atau disebarluaskan (melalui platform teknologi, system atau alat). Transfer
atau pembagian pengetahuan terjadi di berbagai level: transfer pengetahuan
antar individu, dari individu ke sumber eksplisit, dari individu ke grup, antar
kelompok, antar kelompok, dan dari grup ke organisasi (Alavi 2001). Agar suatu
pengetahuan dapat digunakan dan dipahami, pengetahuan tersebut harus di
kontekstualisasikan atau dibuatkan bentuk eksplisitnya (Roberta Decat-Lund 2017). Tahap ketiga yaitu tahap akuisisi dan
aplikasi merupakan tahap terakhir dari siklus, dalam tahap ini orang telah
mengerti dan memahami sehingga mampu membuat keputusan setelahnya. Dalam tahap
ini orang dapat menilai sendiri apakah akan menerapkan atau tidak pengetahuan
tersebut. Dengan demikian, pengetahuan diperoleh, digunakan, diterapkan, dan
digunakan kembali. Siklus ini terus berputar dan tidak akan berhenti karena
pengetahuan akan selalu bergerak dinamis dengan adanya pembaharuan.
Selain
itu terdapat siklus KM yang lain, menurut Kimiz siklus KM terdiri dari capture,
creation, codification, sharing, accessing, application, dan reuse.
Siklus-siklus ini masuk ke dalam model yang diterapkan para ahli bukan model
yang masuk ke siklus.
*Hal
yang diperlukan abad ini dari knowledge management adalah ICT selain inovasi
dan kreatifitas.

0 komentar:
Posting Komentar